Terima Kasih Telah Meluangkan Waktunya Untuk Mengunjungi Blog Ini

Setting Registry Untuk Start Menu

08.34
Cara dibawah ini ditujukan untuk setting registry pada Start Menu Windows XP.


Menyembunyikan Menu Find pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoFind”.

5. Klik Double NoFind tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Menu Document pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoRecentDocsMenu”.

5. Klik Double NoRecentDocsMenu tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Menu Run pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).
2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value
4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoRun”.
5. Klik Double NoRun tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Setting Taskbar pada Start Menu
1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoSetTaskbar”.

5. Klik Double NoSetTaskbar tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Tombol Logoff pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoLogOff”.

5. Klik Double NoLogOff tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Subfolder pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoStartMenuSubFolders”.

5. Klik Double NoStartMenuSubFolders tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).

Menyembunyikan Tombol All Program pada Start Menu

1. Buka regedit.exe
(anda bisa mencarinya di C:\WINDOWS\ atau klik Start Menu ->Run->ketik regedit).

2. Masuk ke :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

3. Klik Kanan folder Explorer pada panel sebelah kiri, pilih New -> DWORD Value

4. Beri nama DWORD Value tersebut dengan nama “NoStartMenuMorePrograms”.

5. Klik Double NoStartMenuMorePrograms tersebut, Isi Value data dengan 0 atau 1
(0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan).
Read On 0 komentar

Bug Di Windows 7 64-bit

08.24
Belum genap setahun dirilis, sistem operasi  Windows 7 debutan Microsoft  sudah diterpa berita “miring”. Perusahaan software raksasa  ini mengingatkan penggunanya tentang kerentanan dalam Windows 7 64-bit dan Windows Server 2008 R2. 
 
Kedua OS tersebut disinyalir dapat digunakan untuk membajak sistem. 

Bug ini berada di dalam driver Canonical tampilan Windows, yang berdampak pada antaramuka sistem grafis atau biasa disebut Graphics Device Interface (GDI). 

Jerry Bryant (manajer grup Microsoft Security Response Center/MSRC), mengatakan bahwa kerentanan akibat bug tersebut sangat memengaruhi antarmuka Windows 7. 

“Jika dieksploitasi, kerentanan ini mungkin akan menyebabkan sistem berhenti merespon dan restart blog MSRC. Untuk mengetahui kode eksekusi secara teori mungkin akan sangat sulit karena terjadi pengacakan di dalam memori kernel dan Address Space Layout Randomization (ASLR),” kata Jerry. 

Padahal, ASLR merupakan salah satu benteng pertahanan keamanan Windows 7 dan Vista. Hal tersebut pernah dibuktikan pada kontes hacking Pwn2Own pada bulan Maret lalu yang memberikan hadiah sebesar 10.000 dollar kepada pemenangnya. 

Jika Anda sudah menggunakan Windows 7, jangan terlalu khawatir. Pasalnya, kini Microsoft tengah mengembangkan update untuk menambal kerentanan tersebut. Meskipun demikian, Bryant belum menetapkan jadwal pasti kapan diumumkannya patch tersebut.
Read On 0 komentar

Beberapa Kesalahan Web Kita Dijauhi Robot Search Engine

16.04
Robots.txt adalah suatu file yang di berguna untuk memudahkan suatu search engine mengindex halaman web kita.

Jika search engine crawler datang di web kita, maka dia akan mencari file robots.txt dan memberitahukan search engine spider bahwa halaman web tersebut harus di index atau di abaikan.

Berikut beberapa kesalahan mengapa robot search engine menjauh di web kita :

1. Robots.txt rusak atau berisi parameter yang salah salah
Jika robot google salah membaca isi robots.txt anda, maka google akan mengabaikan halaman web anda.
Anda bisa mempelajari tata cara penulisan robots di http://www.robotstxt.org/

2. Halaman web anda mempunyai code terlalu panjang
Jika halaman web anda berisikan code javascript, CSS, Html dan lainnya yang terlalu banyak dan panjang, maka akan membuat web anda susah di akses ( lambat aksesnya).
Jika itu terjadi maka robot search engine akan kesulitan untuk mengurai isi web anda.

3. Navigasi menu web anda mempunyai masalah
Jika anda membuat menu yang menggunakan javascript,DHTML atau AJAX, maka menu tersebut tidak bisa di index oleh robot search engine.
karena robot search engine hanya bisa mengindex link yang menggunakan HTML.

4. URL website anda terlalu banyak variable
Jika url anda terlalu banyak variable, maka google juga akan mengabaikan halaman web anda.
Contoh URL yang terlalu banyak variable :
http://domain.com/page.php?page=1&id=2&mirror=3&direct=index.html
Pernyataan resmi dari search engine google :
“Google indexes dynamically generated webpages, including .asp pages, .php pages, and pages with question marks in their URLs. However, these pages can cause problems for our crawler and may be ignored.”

5. Menggunakan session ID di web anda
Search engine google tidak mau mengindex suatu URL yang berisikan session ID karena menyebabkan duplicate content.
Penggunaan cookies lebih baik dari pada menggunakan session ID
Read On 0 komentar

Melihat Harga Jual Website atau Blog Anda

15.59
Membuat suatu website atau blog memang sangat menyenangkan, tetapi apakah anda tahu harga website atau blog buatan anda?

Anda bisa melihat harga website/blog anda di situs yang menyediakan layanan tersebut yaitu di http://www.yourwebsitevalue.com/

Situs tersebut memperkirakan harga website/blog anda dengan mempertimbangkan:

1. Peringkat pencarian website/blog anda di Mesin Pencari seperti google, yahoo maupun MSN.

2. Banyaknya website/blog yang memberikan link anda di website/blog mereka (Backlink).

3. Kualitas Kontent dari website/blog anda.

4. Kepopularitasan website/blog anda.

Masukkan alamat website/blog anda dan Kemudian tekan Estimate Website Value.

Maka anda mengetahui perkiraan harga jual website/blog anda.
Read On 0 komentar

Download Content Management System Gratis

15.56
Content Management System (CMS) adalah software sistem manajemen konten yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi web, digunakan untuk membuat dan mengelola konten HTML.

Aplikasi ini dipakai untuk mengelola dan mengatur material web (dokumen HTML dan gambar yang terkait) yang dinamis dalam jumlah besar.

CMS memfasilitasi pembuatan dan pengaturan konten, pengeditan, dan banyak fungsi esensial dari pemeliharaan web.

1. Joomla
Joomla adalah Content Management System (CMS) yang Open Source dan ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet.
Joomla pertama kali dirilis dengan versi 1.0.0.
Fitur-fitur Joomla diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll.
Joomla menggunakan lisensi GPL.
Download : http://www.joomla.org/download.html

2. WordPress
WordPress adalah sebuah perangkat lunak blog yang ditulis dalam PHP dan mendukung sistem basis data MySQL.
WordPress adalah penerus resmi dari b2′cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi.
Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman dari ketua developer, Matt Mullenweg.
WordPress didistribusikan dengan lisensi GNU General Public License.
Download : http://wordpress.org/download/

3. Mambo
Mambo adalah sebuah Sistem Manajemen Konten (Content Management System, CMS) open source yang digunakan untuk menciptakan dan mengelola situs web dari yang paling sederhana sampai aplikasi perusahaan yang paling kompleks sekalipun.
Mambo dikenal mudah untuk diinstal, gampang dikelola dan memiliki kapabilitas yang tinggi.
Download : http://sourceforge.net/projects/mambo/


4. Drupal
Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL.
Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas juga.
Drupal dapat digunakan untuk membangun:
* Portal Web Komunitas
* Situs Diskusi
* Website Perusahaan
* Aplikasi Internal
* Website Personal atau Blog
* Aplikasi Komersial E-Commerce
* Kumpulan Sumber Informasi
* Situs Jaringan Sosial
* Website Multi Bahasa
* Dan lain-lain
Download : http://drupal.org/project/Drupal+project

5. PhpBB
PhpBB merupakan Content Management System (CMS) untuk forum internet yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP.
Nama “phpBB” merupakan singkatan dari PHP Bulletin Board dan tersedia dalam GNU General Public Licence sehingga didistribusikan sebagai freeware.
Download : http://www.phpbb.com/downloads/

6. Geeklog
Geeklog adalah Content Management System (CMS) weblog yang memungkinkan user menciptakan situs dinamis.
Geeklog juga dilengkapi fitur registrasi pengunjung, memposting jurnal dan memberikan komentar.
Para user juga dapat memilih tampilan dari situs.
Download : http://www.geeklog.net/

7. PHP-Fusion
PHP-Fusion adalah sebuah sistem manajemen berbasis konten, yang menggunakan MySQL database untuk menyimpan konten website, dan memiliki sistem administrasi sederhana.
Download : http://php-fusion.co.uk/downloads.php

8. Simple Machines Forum (SMF)
SMF adalah perangkat profesional yang memungkinkan pengguna untuk membuat komunitas online dengan cepat dan mudah.
Download : http://download.simplemachines.org/

9. MediaWiki
MediaWiki adalah sebuah paket perangkat lunak wiki yang menggunakan lisensi GNU General Public License.
MediaWiki merupakan perangkat lunak yang dibuat secara khusus untuk Wikipedia dan proyek-proyek lainnya dari Yayasan Wikimedia, tetapi sekarang ini sudah digunakan secara luas.
Download : http://www.mediawiki.org/wiki/Download

10. PHP Nuke
PHP Nuke adalah salah satu aplikasi template untuk pembuatan website dinamis menggunakan basis bahasa PHP.
Proses pembuatan PHP Nuke sangat mudah yaitu cukup mengikuti wizard-wizard yang telah disediakan.
Komponen-komponen templatenya juga sangat beragam, mulai dari modul FAQ, forum, poling, multiple polling, counter, guestbook dan lain sebagainya.
Download : http://phpnuke.org/modules.php?name=Downloads

11. osCommerce
osCommerce adalah sebuah multi-fungsi dan multi-bahasa open source solusi e-commerce, yang memungkinkan pengguna untuk membuat toko online dengan cepat dan mudah.
Tidak diperlukan keterampilan khusus untuk menangani proses set-up yang sangat mudah dan mengelola toko online Anda semua layanan dan fitur.
Download : http://www.oscommerce.com/solutions/downloads

12. phpCOIN
phpCOIN adalah aplikasi komprehensif penagihan / faktur , ideal untuk web hosting reseller untuk mengatur pelanggan pesanan, faktur, dan catatan helpdesk.
Hal ini dapat juga digunakan oleh berbagai jenis usaha dalam bidang lain.
Download : http://phpcoin.com/mod.php?mod=downloads
Read On 0 komentar

Menyiasati Pengangguran Bergelar

15.49
Jumlah penganggur terdidik di Indonesia setiap tahun terus bertambah, seiring dengan diwisudanya sarjana baru lulusan berbagai perguruan tinggi (PT). Para sarjana pengangguran itu tidak hanya lulusan terbaik PT swasta, tetapi juga PT negeri kenamaan.

Data Biro Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah sarjana (S-1) pada Februari 2007 sebanyak 409.900 orang. Setahun kemudian, tepatnya Februari 2008 jumlah pengangguran terdidik bertambah 216.300 orang atau sekitar 626.200 orang. Jika setiap tahun jumlah kenaikan rata-rata 216.300, pada Februari 2012 terdapat lebih dari 1 juta pengangguran terdidik. Belum ditambah pengangguran lulusan diploma (D-1, D-2, D-3) terus meningkat. Dalam rentang waktu 2007-2010 saja tercatat peningkatan sebanyak 519.900 orang atau naik sekitar 57%.

Sarjana yang menganggur itu sebagian besar berasal dari jurusan sosial nonkependidikan, agama, dan sebagian lagi jurusan eksak (MIPA). Dari jurusan eksak dan teknik hanya sedikit menyumbang jumlah pengangguran. Itu karena sebagian besar jurusan eksak dan teknik sudah terserap di berbagai industri dan perusahaan BUMN.

Fenomena meningkatnya jumlah pengangguran terdidik menimbulkan keprihatinan kita bersama. Selain menunjukkan adanya ketimpangan (mismatch), itu memperlihatkan kegagalan pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan bagi rakyatnya.

Jika dikaji dari perspektif sosiologi, meningkatnya pengangguran terdidik jelas membahayakan. Para penganggur itu sangat rentan melakukan tindak kriminalitas. Bahkan dengan kemampuan intelektual yang dimiliki, para sarjana pengangguran itu bisa menciptakan kejahatan baik di dunia nyata maupun dunia maya (internet). Seperti pembobolan bank melalui situsnya, menyebar virus komputer yang mematikan, sampai mengacak-acak data kependudukan.

Meledaknya jumlah pengangguran terdidik jauh hari sudah diramalkan pakar pendidikan Ivan Illich (1972). Menurutnya, akan tiba masa pendidikan menjadi tidak berguna dihadapkan dengan kehidupan nyata. Padahal pendidikan sudah terlalu banyak menyerap biaya, tetapi hasilnya kurang optimal. Bahkan, hanya menghasilkan para pemalas yang tidak terampil, yang mengincar pekerjaan formal dan ringan.

Ubah paradigma

Guna menekan kenaikan jumlah pengangguran terdidik, tidak ada pilihan bagi perguruan tinggi (PT) dan dunia pendidikan untuk mengubah paradigma. Jika semula lebih menekankan pada aspek kecerdasan konseptual (kognitif), kini harus dibarengi penanaman jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).

Pasalnya, berbagai penelitian menunjukkan keberhasilan mahasiswa bukan ditentukan kepandaian yang dipunyai, tetapi oleh faktor lainnya yang sangat penting. Singkatnya, tingkat kecerdasan hanya menyumbang sekitar 20%-30%, sementara jiwa kewirausahaan yang didukung kecerdasan sosial justru menyumbang 80% keberhasilan anak di kemudian hari.

Istilah kewirausahaan atau entrepreneurship, tulis Pinchot (1988), merupakan kemampuan untuk menginternalisasikan bakat rekayasa dan peluang yang ada. Seorang entrepreneur akan berani mengambil risiko, inovatif, kreatif, pantang menyerah, dan mampu menyiasati peluang secara tepat. Lebih dari itu, jiwa dan semangat kewirausahaan juga sangat urgen dalam menentukan kemajuan perekonomian suatu negara.

Bukan hanya ketepatan prediksi dan analisis yang tepat, melainkan juga merangsang terjadinya invensi dan inovasi penemuan-penemuan baru yang lebih efektif bagi pertumbuhan ekonomi. Lantas, bagaimana strategi menanamkan jiwa kewirausahaan itu?

Dalam pandangan Husaini Usman (2008), jiwa kewirausahaan sangat efektif jika ditanamkan melalui bangku pendidikan. Hanya, proses penanamannya harus dilakukan secara holistik atau melibatkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Mata kuliah kewirausahaan seyogianya diberikan dengan porsi lebih banyak dan dominan jika dibandingkan dengan mata kuliah lainnya yang berorientasi pada kecerdasan kognitif.

Agar mahasiswa tidak bosan, pelajaran kewirausahaan harus dikemas secara menarik, sistematis, dan disesuaikan dengan tingkatan usia anak didik, serta dalam kondisi menyenangkan. Sebagai praktiknya, pihak kampus perlu mengundang para pelaku bisnis yang sukses.

Mereka diminta menerangkan atau menceritakan perjalanan hidup, dan bagaimana kiat-kiat agar usaha bisa sukses. Kisah hidup itu paling tidak akan merangsang para mahasiswa untuk meneladaninya.

Jika memungkinkan, pihak kampus perlu memperbanyak pendirian usaha nyata. Misalnya gerai penjual makanan, simpan pinjam, jasa tiket transportasi, perbankan, kursus bahasa asing, dan sebagainya. Selanjutnya, secara bergantian para mahasiswa mendapat tugas berpraksis di situ, dengan target-target yang telah ditentukan. Kegiatan ini selain sebagai proses magang kerja, juga akan memperkenalkan mahasiswa pada kondisi usaha riil.

Menyiasati peluang

Fenomena ketimpangan lulusan PT dengan dunia kerja harus disikapi dengan jeli, kreatif, pantang menyerah dan penuh kearifan. Entah dari calon mahasiswa, orang tua, pengelola PT, entah pemerintah sebagai stakeholder pendidikan. Bagi mahasiswa, sejak awal memasuki PT harus disiapkan mental bahwa kuliah bukan segala-galanya.

Persiapan mental itu selanjutnya dibarengi sikap membuka diri, cerdas menyiasati peluang, dan kreatif mencari ilmu-ilmu praktis yang berguna untuk kehidupan kelak. Benar kuliah tidak boleh ditinggalkan, tetapi tidak ada salahnya jika mereka juga mengikuti berbagai training; semisal training sumber daya manusia (SDM), peningkatan kemampuan finansial dan jiwa kewirausahaan.

Mengikuti berbagai pelatihan bagi mahasiswa menjadi penting sebab fakta di dunia kerja menunjukkan tidak semua lulusan PT siap kerja. Hasil studi Blau dan Duncan (1967) di Amerika Serikat, Mark Blaug (1974) di Inggris, dan Cummings (1980) di Indonesia menunjukkan kecenderungan bahwa tidak semua lulusan PT siap dipekerjakan. Banyak dunia industri yang mengeluh lantaran harus melakukan pelatihan bagi lulusan PT dalam waktu yang lama sebelum dipekerjakan.

Selain giat mengikuti berbagai pelatihan, para mahasiswa juga harus membekali diri dengan berbagai keterampilan. Misalnya keterampilan bahasa asing, komputer, keahlian berkomunikasi, jaringan kerja (networks), dan sebagainya.

Bagi mereka yang gemar menulis, tidak ada salahnya jika skill itu digunakan untuk menambah penghasilan sembari menerapkan teori-teori yang didapat dari bangku kuliah. Singkatnya, ketika masih kuliah, para mahasiswa harus 'prihatin', kritis, dan kreatif.

Setelah lulus, kata Ono Suparno (2010), para sarjana--dengan berbekal keahliannya--dituntut tidak sekedar menjadi entrepreneurship biasa. Tidak hanya tidak sebanding dengan tingkat kapabilitas dan skill yang dimiliki, seorang entrepreneurship biasa hanya memiliki kemampuan menjual sebuah produk dengan mendapat keuntungan sedikit.

Para sarjana itu mestinya menjadi seorang entrepreneurship berbasis teknologi atau technopreneurship, yang mampu menciptakan produk bernilai tambah hasil dengan bantuan teknologi. Technopreneurship juga akan menjadi salah satu kunci penciptaan knowledge-based economy, yang akan meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi pengangguran.

Agar sukses menjadi seorang technopreneurship, para sarjana perlu memperhatikan dua konsep penting. Pertama, menjamin bahwa teknologi yang diterapkan atau dibuat bekerja dalam lingkungan target. Dengan menetapkan target, kerja yang dilakukan akan terarah efektif dan efisien. Ketepatan dan kecepatan dalam alokasi waktu itu, sangat menentukan keberhasilan seorang technopreneurship.

Kedua, teknologi tersebut dapat dijual dengan menghasilkan keuntungan. Artinya, orientasi penciptaan sebuah teknologi sebisa mungkin diarahkan pada keuntungan berlipat, dengan terlebih dahulu meningkatkan nilai jual.

Di sisi lain, pemerintah sebagai pemegang kebijakan (policy maker) harus menyambut baik dan mendukung para sarjana yang menjadi technopreneurship. Dukungan itu amat penting, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam pengentasan pengangguran. Bentuk dukungan pemerintah misalnya dengan mempermudah prosedur pengurusan hak paten.

Selama ini proses pengajuan hak paten sangat rumit dan terkesan dipersulit sehingga sedikit perguruan tinggi (PT) yang mengajukan permohonan hak paten. Pada 2000-2005 misalnya, hanya ada sekitar 201 pengajuan hak paten dari perguruan tinggi. Padahal, hak paten merupakan kunci kesuksesan utama sebagai technopreneurship.

Dengan penggunaan hak paten, penelitian di perguruan tinggi juga bisa terdorong, dan alih teknologi serta investasi bisa terangsang lebih besar lagi.

Oleh : Agus Wibowo Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Sumber : www.mediaindonesia.com
Read On 0 komentar
Page Ranking Tool

Contributors

Foto Saya
MANGGE ABHOENK
Lihat profil lengkapku

Recent Posts

Traffic Blog